Sabtu , September 22 2018
Breaking News
Home / Belajar Islam / Manajemen Qalbu / Riyadhus Shalihin / Riyadhus Shalihin : Tanda-tanda Orang Munafik

Riyadhus Shalihin : Tanda-tanda Orang Munafik

Tanda Munafik

وعن أَبي هريرة : أن رَسُول الله ، قَال ( آيةُ المُنافقِ ثلاثٌ : إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعدَ أخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَان ) مُتَّفَقٌ عَلَيهِ . وفي رواية

( وَإِنْ صَامَ وَصَلَّى وَزَعَمَ أنَّهُ مُسْلِم )

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tanda orang munafik itu ada tiga : Apabila berkata dia berdusta, apabila berjanji dia menyalahi, dan apabila diberi amanat dia berkhianat”. (Muttafaq ‘Alaihi) Dan dalam suatu riwayat : “Meskipun dia berpuasa, shalat, dan mengaku bahwa dia muslim”.

Penjelasan dan Fiqih Hadits :

  1. Nifaq adalah Menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekufuran
  2. Terjadi perselisihan antara para ‘Ulama , Nifaq apa yang dimaksud dalam hadits ini?karena sifat-sifat ini dilakukan oleh banyak kaum muslimin sekarang ini.
  • Pendapat pertama : Bahwa yang memiliki sifat-sifat tercela diatas serupa dengan orang-orang munafik.inilah pendapat Imam Nawawi Rahimahullah.
  • Pendapat kedua : Yang dimaksud dengan nifaq dalam hadits ini adalah nifaq ‘amali (nifaq yang tidak mengeluarkan seseorang dari islam), inilah pendapat yang dikuatkan Imam Qurtubi, beliau berdalil dengan ucapan ‘Umar bin Khattab kepada Khuzaifah Radhiallahu ‘Anhuma, “ Apakah kamu mengetahui ada sifat nifaq dalam diriku?beliau tidak menginginkan nifaq besar (yang mengeluarkan seseorang dari islam), akan tetapi nifaq ‘amali. Dan inilah pendapat yang dikuatkan oleh Al-Hafidz Ibnu Rajab dan Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-‘Asqolany
  • Pendapat ketiga : Sebagai peringatan dan ancaman supaya tidak melakukan tiga sifat ini. pendapat ini dipilih oleh Al-Khatthabi Rahimahullah.

Pendapat yang Rojih/kuat diantara tiga pendapat diatas adalah pendapat yang kedua. Wallahu A’lam

  1. Hadits diatas menunjukkan bahwa diantara tanda orang-orang munafiq adalah mengkhianati amanah dan tidak menunaikannya.
  2. Ancaman mengikuti sifat-sifat orang munafiq
  3. Jujur dalam berkata-kata, menepati janji dan menunaikan amanah merupakan perkara yang wajib bagi setiap muslim, seorang muslim hendaknya berakhlak dengan akhlak ini.
  4. Hadits diatas bantahan kepada golongan khawarij (yang mengkafirkan pelaku dosa besar) dan kepada Murji’ah (yang mengatakan iman itu tidak berpengaruh karena melakukan maksiat) selama dia beriman kepada Allah maka imannya seperti abu bakar, walaupun dia tidak mengerjakan kebajikan.
  5. Sepantasnya bagi seorang muslim mengetahui sifat-sifat orang munafik supaya terhindar darinya, Sebagaimana yang dikatakan oleh penyair Arab, Abu Faras al-Hamdani, :

عَرَفْتُ الشَّرَّ لَا لِلشَّر … رِ لَكِنْ لِتَوَقِّيهِ

وَمَنْ لَا يَعْرِفِ الشَّرَّ … مِنَ النَّاسِ يَقَعْ فيهِ!

Aku mengetahui keburukan bukan untuk berbuat keburukan…Akan tetapi agar mampu terhindar darinya”.

“Karena barang siapa dari manusia yang tidak mengetahui keburukan.. Suatu saat akan terjerumus ke dalamnya”.

  1. Diantara sifat munafiq yang disebutkan dalam hadits ini adalah :
  • Berbohong saat berbicara.

 Imam Nawawi Rahimahullah berkata : “Dan telah jelas teks-teks dari al-qur’an dan hadits atas diharamkannya berbohong, karena berbohong dosa yang buruk, dan aib-aib yang keji, ummat telah sepakat akan diharamkannya”.

  • Menyalahi janji, menyalahi janji perkara yang diharamkan karena termasuk dari sifat orang-orang munafiq.
  • Suka berkhianat, seperti : seseorang menitipkan harta kepadanya,untuk dijaga. Ketika pemiliknya datang untuk mengambilnya, dia memakainya dan merusaknya.

9. Imam Ibnu Hajar Rahimahullah berkata : “Alasan Pembatasan tanda-tanda munafiq pada tiga tanda ini karena yang tiga ini sebagai peringantan bagi yang selainnya, karena pokok dan dasar agama berputar pada tiga hal ini, “Ucapan, perbuatan, dan niat” Maka Nabi mengingatkan atas rusaknya ucapan dengan berbohong, rusaknya perbuatan dengan khianat, dan rusaknya niat dengan menyelisihi janji”. (Fathul Bari 1/90)

10. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memberitahukan kepada kita tanda-tanda orang munafiq karena dua hal :

  • Supaya kita berhati-hati dari sifat-sifat tercela ini, karena tiga hal ini sifatnya orang-orang munafiq, dikhawatirkan nifaq ‘amali ini akan berubah menjadi nifaq I’tiqodi, sehingga seseorang keluar dari islam tanpa sadar
  • Supaya kita berhati-hati dari orang-orang yang memiliki sifat ini, sehingga kita mengetahui bahwa dia seorang munafiq yang menipu dan  mempermainkan kita, menipu seseorang dengan ucapan yang baik, maka kita tidak mudah percaya dan bersandar dengan ucapannya karena dia seorang yang munafiq.

11. Ada beberapa sifat orang-orang munafiq yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya :

  • Malas dan lalai mendirikan shalat.

إنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”.  (An-Nisa 141)

  • Berat menunaikan shalat Isya’ dan Shubuh, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

( أثقل الصلاة على المنافقين صلاة العشاء والفجر ) . متفق عليه

“Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya dan shalat Shubuh. Seandainya mereka mengetahui apa keutamaan yang ada di dalam keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya (dengan berjamaah) meskipun dengan keadaan merangkak” (HR. Bukhari dan Muslim).

  • Sedikit berdzikir kepada Allah, Allah berfirman :

وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

“Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”.  (An-Nisa 142)

  • Mengajak kepada yang mungkar dan mencegah kepada kebaikan. Allah berfirman :

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ (التوبة: ٦٧)

Orang-orang munafik  laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf”. (Qs. at-Taubah ayat:

Kita memohon kepada Allah semoga kita terhindar dan dijauhkan dari sifat orang-orang munafiq. Amin Ya Rabbal ‘Alamin

 

Ponpes Al-Mahmud Aik Ampat Dasan Geres Gerung, ba’da Jum’at 22 Jumadal Akhir 1439 H/9 maret 2018 M

Bahrul Ulum Ahmad Makki


Refrensi :

  1. Syarah Riyadhussholihin Syaikh Ibnu Utsaimin
  2. Bahjatunnazhirin Syarah Riyadhuzzholihin Syaikh Salim Hilaly
  3. Syarah Riyadhussholihin Syaikh Sulaiman Al-Luhaimid
  4. http://www.alukah.net/sharia/0/122293/
Please follow and like us:
0

About Bahrul Ulum Ahmad Makki

Riwayat pendidikan : SDN 7 Kediri Lobar, MTs-MA Pondok Pesantren Selaparang NW kediri Lombok Barat,Ma'had Imam Syafi'i Cilacap, Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya, Takmily LIPIA Jakarta, Darul Hadits Republik Yaman ( Syaikh Abul Hasan Al-Ma'riby dan Syaikh Muhammad Al-Imam Ma'bar), Universitas Yemenia - Yaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya ( Pascasarjana )

Check Also

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179)

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please like this page and share it