Sabtu , Oktober 24 2020
Breaking News
Home / Belajar Islam / Rahasia di balik   keagungan surat-surat al Qur’an
KLIK UNTUK BERINFAK

Rahasia di balik   keagungan surat-surat al Qur’an

Rahasia di balik   keagungan surat-surat al Qur’an

Salah satu sisi dari indahnya agama Islam adalah keotentikan dari kitab sucinya sepanjang masa sebagai bukti bahwa ia diturunkan dari Robb alam semesta. Di samping sebagai pelita hidup, ia juga menjamin bagi para penghafalnya dengan derajat yang sangat tinggi di surga dan perlindungan dari api neraka.

Dari Abdulloh bin ‘Amr bin al Ash Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Akan dikatakan kepada penghafal al Qur’an, bacalah dan naiklah dan tartillah sebagaimana engkau membacanya dengan tartil di dunia karena kedudukanmu adalah di akhir ayat yang engkau baca” (Shohih abu Dawud 1464).

Dari Uqbah bin Amir Radhiallahu ‘Anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Seandainya al Qur’an di jadikan di hati orang yang beriman (yang telah menghafalnya) kemudian dilemparkan di neraka maka tidak akan terbakar” (HR. ahmad 4/155, dan dihasankan oleh syaikh Albani dalam As Shohihah 3562).

Di sisi lain surat-surat yang terdapat dalam al Qur’an memiliki keagungan dan keutamaan tersendiri. Diantara surat-surat tersebut adalah:

1. Al Fatihah

Surat ini merupakan surat yang paling agung dalam al Qur’an yang tidak pernah diturunkan Alloh dalam kitab-kitab samawi sebelumnya serta tidak sah suatu sholat tanpa membacanya. Dari Anas bin Malik t ia bekata: “Tatkala Jibril duduk disamping Nabi r tiba-tiba terdengar suara keras di atasnya kemudian ia mengangkat wajahnya. Jibril berkata: “Ini adalah salah satu pintu langit yang dibuka dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini”. Maka turunlah seorang malaikat. Jibril berkata: “Ini adalah malaikat yang turun ke bumi dan dia tidak pernah turun kecuali hari ini”. Lalu malaikat itu mengucapkan salam dan ia berkata: “Berilah berita gembira dengan dua cahaya yang tidak pernah diberikan kepada Nabi sebelummu yaitu Fatihah dan ayat – ayat terakhir dari surat al Baqoroh” (HR. Muslim 806).

2. Ayat kursi (Al Baqoroh: 255).

Ayat kursi adalah ayat yang paling agung dalam al Qur’an. Ia adalah ayat yang disucikan di kaki arsy dan sebagai penjaga dari syaithon jika di baca sebelum tidur dan didalam rumah. Dari Ubay bin Ka’ab Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Demi jiwaku yang ada di tanganNya, ayat ini sungguh memiliki lisan dan dua bibir yang dimuliakan di kaki Arsy” (HR. al haitsami dalam Majma az zawaid 6/324, Shohih at targhib 1471).

3. Surat al Ikhlash

Surat ini mencakup sepertiga al Qur’an, akan membuat orang yang suka membacanya dicintai oleh Alloh dan dapat membuat seseorang masuk surga, dan orang yang membacanya 10 kali dalam sehari akan dibangunkan baginya istana di surga. Dari Muadz bin Anas al Juhani Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca Qul huwallohu ahad sepuluh kali maka Alloh membangunkan untuknya istana di surga” (HR. ahmad 3/437, shohihul jaami’ 6472, As Shohihah 589).

4. al Mu’awwidzatain (al Falaq dan an Naas)

Dua surat ini adalah dua surat perlindungan terbaik di sisi Alloh Ta’ala. Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata kepada Uqbah bin amir Radhiallahu ‘Anhu : “Bacalah keduanya setiap kali engkau tidur dan bangun” (HR. an Nasai 5439, Shohih an Nasaai 5452).

5. al Mu’awwidzat (al Ihklas, al Falaq dan an Naas)

Tiga surat ini merupakan perlindungan yang utama dari segala kejelekan sehingga disunnahkan untuk dibaca setiap selesai sholat, sebelum tidur dan dipergunakan untuk ruqyah. Dari Abdulloh bin Khubaib Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Bacalah Qul huwallohu ahad dan al mu’awwidzatain tatkala sore dan pagi hari maka akan mencukupimu dari segala sesuatu” (shohih at Tirmidzi 3575).

6. al Kaafirun

Surat ini mengandung ¼ al Qur’an dan membacanya sebelum tidur akan melepaskan seseorang dari kesyirikan. Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Bacalah Qul ya ayyuhal kaafirun kemudian tidurlah dengan ditutup surat itu karena ia merupakan pelepasan diri dari kesyirikan” ( Shohih at Tirmidzi 3403).

7. Dua ayat terakhir dari surat al Baqoroh

Dua ayat ini merupakan perbendaharaan di bawah ‘Arsy dan barangsiapa yang membacanya pada malam hari maka akan mencukupi ia dari segala kejelekan dan syaiton tidak akan mendekati rumah tersebut selama tiga malam.

Dari Nu’man bin Basyir Radhiallahu ‘Anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau bersabda: “Sesungguhnya Alloh menulis kitab sebelum menciptakan langit dan bumi 2 ribu tahun, Dia menurunkan darinya dua ayat yang menutup surat al baqoroh, tidaklah dibaca dalam suatu rumah kecuali syaiton tidak akan mendekati rumah tersebut selama tiga malam” (HR. al Hakim 2/260, shohih at Targhib 1467).

8. Al Baqoroh dan ali ‘Imron

Surat al baqoroh akan membuat syaiton lari, dapat melumpuhkan sihir, barangsiapa yang membacanya maka malaikat akan turun tatkala surat ini dibaca dan surat ini merupakan atapnya al Qur’an.

Surat al baqoroh dan ali ‘Imron akan membela para pembacanya di hari kiamat. Dari Umamah al bahily Radhiallahu ‘Anhu ia mendengar Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Bacalah Zahrowain yakni al Baqoroh dan ali ‘Imron karena keduanya akan datang pada hari kiamat seolah-olah dua mendung atau dua awan atau seperti dua kelompok burung yang membela pembacanya. Bacalah surat al Baqoroh karena mengambilnya termasuk berkah sedangkan meninggalkannya termasuk kerugian dan tukang sihir tidak mampu melawannya” (HR. Muslim 804).

9. Al Mulk

Surat ini akan meminta syafa’at bagi pembacanya sampai ia diampuni, akan membela pembacanya sampai masuk surga dan  membacanya setiap malam akan mencegah dari adzab kubur. Dari Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Ada suatu surat dalam al Qur’an yang terdiri dari 30 ayat yang akan membela pembacanya sehingga dapat memasukkan orang tersebut ke dalam surga yaitu surat Tabaaroka…”(HR. at Thobroni dalam “al ausath” 3654 dan dihasankan oleh Syaikh albani dalam shohihul Jaami 3644).

10. Al Kahfi

Menghafal 10 ayat pertama dari surat ini akan melindungi seseorang dari dajjal, akan diberikan cahaya pada hari kiamat sejauh dari tempat berdirinya sampai Makkah, akan diberikan cahaya diantara dua jum’at.  Dari abi Said al Khudri Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat al Kahfi sebagaimana diturunkan maka ia akan mempperoleh cahaya sampai hari kiamat dari tempat berdirinya sampai Makkah” (HR. an Nasa;I dalam “as sunan al Kubro 9442, shohih at Targhib 225).

11. Surat-surat al Mufashshol

Surat-surat al Mufashshol adalah adalah dari surat Qof sampai an Naas sebagaimana hadits Aus bin Hudzaifah Radhiallahu ‘Anhu yang diriwayatkan oleh Abu dawud (1393) dan dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam fadhoil al Qur’an (148). Surat-surat ini merupakan kelebihan yang diberikan Alloh ta’ala kepada nabi Muhammad dan merupakan inti dari al Qur’an. Dari Watsilah ibnul Asqo’ al Laitsy Radhiallahu ‘Anhu Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “ Aku diberikan tempatnya Taurat pada 7 surat (yang panjang dari al baqoroh sampai al Anfal dan at Taubah) dan aku diberikan tempat Zabur pada surat-surat yang jumlah ayatnya 100 atau lebih dan aku diberikan tempat Injil dalam al matsani (al fatihah) dan saya dilebihkan dengan al Mufashshol” (HR. Ahmad 4/107, As Shohihah 1480, shohihul jaami’ 1059).

12. al Fath

surat ini lebih dicintai oleh Nabi dari dunia seisinya sebagaimana dalam riwayat Imam Bukhori (4177) dan Muslim (1786).

13. Al Musabbihaat (al Hadid, al Hasyr, as Shof, al Jumu’ah, at Tagobun dan al A’laa).

Dari ‘Irbad bin Sariyah Radhiallahu ‘Anhu ia berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah membaca al Muasibbhat sebelum tidur dan beliau berkata: “Dalam surat-surat itu ada suatu ayat yang lebih afdhol dari 1000 ayat” (HR. ahmad 4/128 dihasankan oleh Ibnu hajar dalam “Futuhat ar Robbaniyyah 3/157, didho’ifkan oleh syaikh Albani dalam “dhoif sunan Abi Dawud 5057, tetapi beliau menghasankannya dalam Shohih at Tirmidzi 3406).

14. As Sajadah (alif lam tanzil) dan al Insaan

Dua surat ini disunnahkan untuk dibaca pada sholat subuh di hari jum’at sebagaimana riwayat Imam Bukhori (891) dan Muslim (879).

15. Al Israa’ (Bani Isroil) dan surat az zumar

Dua surat ini terkadang beliau baca sebelum tidur selain al Mulk dan as sajadah. Aisyah rodhiyallohu ‘anha berkata: “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidaklah tidur sampai ia membaca Bani Isroil dan az zumar “ (Shohih at Tirmidzi 2920, As Shohihah 641).

Demikianlah beberapa keagungan dari surat-surat al Qur’an  yang ada dalil shohih tentangnya dan keutamaan-keutamaan tersebut akan bisa diperoleh tentunya dengan mentadabburinya. Wal ‘ilmu ‘indalloh. Walhamdulilah.

 

Tentang Penulis Ali Sulistiono

Ustadz Ali Sulis Abu Bakr Al Atsary -hafidzahullah-. Pendidikan : S1 UNRAM, Ma'had 'Ali AL-Furqon Al-Islamy Gresik JATIM. Aktifitas dakwah : Staf pengajar di Ponpes Abu Hurairah Mataram, Pemateri kajian di masjid Imam Syafi'i karang anyar dan dewan redaksi majalah Al-Furqon Al-Islamy

Silahkan Pilih Yang Lain

Tampil Beda dengan Syaiton

Tampil Beda dengan Syaiton Sesungguhnya Alloh menguji para hambaNya di dunia dengan musuh yang selalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *