Sabtu , September 22 2018
Breaking News
Home / Naskah Khutbah / Khutbah Jum'at / Khutbah Jum’at : Mengikhlaskan Ibadah Hanya Kepada Allah

Khutbah Jum’at : Mengikhlaskan Ibadah Hanya Kepada Allah

Khutbah Jum’at : Mengikhlaskan Ibadah Hanya Kepada Allah

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستهديه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ به من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلن تجد له ولياً مرشداً. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، أَمَرَنا بإخلاص التوحيد له، وأوجب علينا طاعته وعبادته، وحذرنا من الإشراك به والوقوع في معاصيه، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله المصطفى، وحبيبه وخليله المجتبى، أرسله بالحق بين يدي الساعة بشيراً ونذيراً ودعا إلى الدين الحق عقيدةً وشريعةً، عبادةً وأخلاقاً ومنهجَ حياة، دعا عليه الصلاة والسلام لتثبيت العقيدة ثلاثة عشر عاماً في مكة ، وواصل ذلك في المدينة ، وما ذاك -أيها المسلمون- إلا لأن العقيدة هي القاعدة والأساس والأصل لدين الإسلام، فصلى الله عليه وعلى آله وصحبه، ومن دعا بدعوته وتمسك بسنته إلى يوم الدين، وسلَّم تسليماً كثيراً.

Hadirin kaum muslimin yg di muliakan allah…

Ketahuilah –semoga Allah merahmati kalian- bahwasanya kewajiban  yang paling wajib atas seorang hamba adalah mengenal keesaan Allah azza wa jalla, dan segala hal yang menyelisihi dan merusaknya berupa kesyirikan(menyekutukan allah ‘azzawajalla), terlebih di zaman ini,dimana gelombang fitnah, syahwat, dan syubhat telah meluap-luap.Pada zaman ini badai kefasikan dan kerusakan telah bangkit, kebodohan dan pengekoran terhadap hawa nafsu telah menyebar. perpecahan, dan kelompok-kelompok menyimpang telah bermunculan dimana-mana.allah berpirman:

{ كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ }

Artinya: Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka masing-masing.(Q.S Al Mukminun;53)

Dan bara penyimpangan , kekufuran, kezindikan, kemungkaran, kemaksiatan, dan khurofat telah bergolak .Musuh-musuh islam membuat tipu daya kepada umat islam, sehingga cobaan yang melanda mereka menjadi besar, musibah semakin menjadi-jadi, dan islam menjadi asing di tengah-tengah pemeluknya. Dari sinilah bertambah pentingnya kita mengetahui tauhid, dan semakin besar kewajiban seorang hamba untuk merealisasikan tauhid dengan macam-macamnya –tauhid rububiyah,uluhiyah,dan asma wa sifat-, dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah ta’ala, menjauhi kesyirikan dengan seluruh perantara dan sebabnya, serta bersemangat untuk menutup jalan yang mengarah kepada kesyirikan.

Dalil-dalil Tentang Wajibnya Mempersembahkan Ibadah Hanya Kepada Allah :

Kaum muslimin yang dirahmati Allah…

Sungguh banyak dalil dari Al Quran maupun hadits yang menunujukkan atas wajibnya memalingkan ibadah hanya kepada Allah ta’ala,tiada sekutu bagiNya, Allah berfirman:

{ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ }

Artinya: Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa.(Q.S Al Baqarah;21)

{ وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ }

Artinya:Dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku.(Q.S adz Dzariyat;52)

Allah -tabaroka wa ta’ala- telah menjelaskan bahwasanya mengesakan Allah dalam beribadah adalah perkara pertama yang didakwahkan oleh para rasul kepada kaum-kaum mereka, allah berfirman:

{ وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدُونِ }

Artinya: Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang haq) melainkan Aku”, maka sembahlah olehmu sekalian akan aku.(Q.S Al Anbiya;25)

Setiap Nabi dari para Nabi-nabi Allah menyeru kaumnya dengan memulai:

{ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ }

Artinya: Sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selainNya.(Q.S Al A’raf;59)

Nabi yang merupakan penutup para Nabi, dan yang paling utama daripada nabi-nabi yang lain, yaitu Nabi Muhammad –shallallahu alaihi wa sallam-, telah Allah perintahkan dengan firmanNya:

{ قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصاً لَهُ الدِّينَ * وَأُمِرْتُ لأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ * قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ * قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصاً لَهُ دِينِي }

Artinya: Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama.Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri.Katakanlah: “Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku.Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agamaku.(Q.S Az Zumar;11-14)

Wahai hamba Allah sekalian………

Ibadah dengan seluruh macam-macamnya harus dipalingkan hanya kepada Allah, dan tidak boleh memalingkan sedikit pun dari ibadah kepada selain Allah, siapa pun dia, Allah berfirman:

{ قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَاي وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ }

Artinya: Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri kepada Allah.(Q.S Al An’am;162-163)

Tidak ada nadzar untuk selain Allah, tak ada doa kecuali hanya ditujukan kepada Allah, dan tidak ada permintaan, permintaan untuk dilindungi, sumpah kecuali kepadaNya, tidak ada tawakkal kecuali kepadaNya, Maha Suci lagi Maha Tinggi Allah dari apa-apa yang dipersekutukan oleh orang-orang musyrik.

Hadirin kaum muslimin yang di muliakan allah……….

Berhati-hatilah dari menyekutukan allah, yang dapat menghapus amalan, dan merusak keadaan. orang yang berbuat kesyirikan adalah orang yang paling buruk dan orang yang paling sesat di muka bumi ini, Allah berfirman:

{ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ }

Artinya: Dan barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.(Q.S al Hajj;31)

Banyak dalil-dalil syar’i yang memperingatkan dari kesyirikan, dan hal yang dapat menyeret seorang hamba menuju kehinaan dan adzab, Allah berfirman:

{ إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ افْتَرَى إِثْماً عَظِيماً }

Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan dia mengampuni segala dosa selain syirik itu, barangsiapa yang dikehendakiNya.Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.(Q.S An Nisa;48)

Dan disebutkan dalam shohih Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah –radhiallahu anhu- dari Nabi –shallallahu alaihi wa sallam-, Beliau bersabda:

{ اجتنبوا السبع الموبقات: وذَكَرَ أولها وأكثرها وأشيعها، وهو: الشرك بالله عز وجل }

Artinya: “Jauhilah 7(tujuh) dosa yang membinasakan:Beliau menyebutkan paling pertama, paling banyak, danyang paling banyak tersebar  adalah berbuat syirik kepada Allah azza wa jalla”.

Dan dalam shohih Muslim, dari Jabir, bahwasanya Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam- bersabda:

من لقي الله لا يشرك به شيئاً دخل الجنة، ومن لقيه يشرك به شيئاً دخل النار

Artinya: “Barangsiapa yang bertemu Allah dalam keadaan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun, maka ia masuk surga, dan barangsiapa yang bertemu denganNya dalam keadaan menyekutukanNya dengan sesuatu, maka ia masuk neraka”.

Dari Ibnu Mas’ud –radhiallahu anhu-, bahwasanya Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam- bersabda:

مَن مات وهو يدعو من دون الله نداً دخل النار

Artinya: “Barangsiapa yang meninggal dan dia berdo’a kepada selain Allah, maka ia masuk neraka”.(H.R Bukhari).

Sesungguhnya termasuk sesuatu yang membekas dalam jiwa, kejadian yang kita saksikan dan dapat kita raba, adalah menyebarnya kesyirikan dan beribadah kepada selain Allah di kebanyakan tempat, seperti berdoa kepada selain allah,menyembelih kepada selain allah dan yang lainnya dari ibadah-ibadah yang hanya di peruntukan kepada allah.

Berhati-hatilah dari kesyirikan, yang besar maupun yang kecil, niscaya amalan kita akan diterima oleh allah, ketergelinciran kita akan diampuni, dan keadaan kita akan menjadi baik di dunia maupun di akhirat.

Semoga allah menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan yg kecil maupun yg besar dan menjadikan kita orang-orang yang muwahhidin.

أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولجميع المسلمين، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.


Sumber Khutbah :  maktabah syamilah – Syaikh Abdurrahman sudais

Alih Bahasa : ummu Hakam Yanuarizki Wofi Amalia

Dikoreksi Oleh : Ustadz Bahrul Ulum Ahmad

Please follow and like us:
0

About Bahrul Ulum Ahmad Makki

Riwayat pendidikan : SDN 7 Kediri Lobar, MTs-MA Pondok Pesantren Selaparang NW kediri Lombok Barat,Ma'had Imam Syafi'i Cilacap, Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya, Takmily LIPIA Jakarta, Darul Hadits Republik Yaman ( Syaikh Abul Hasan Al-Ma'riby dan Syaikh Muhammad Al-Imam Ma'bar), Universitas Yemenia - Yaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya ( Pascasarjana )

Check Also

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179)

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please like this page and share it