Kamis , Oktober 22 2020
Breaking News
Home / Faedah Ilmu / Kaidah Menuntut Ilmu / Kaidah-kaidah dalam menuntut ilmu bag.8
KLIK UNTUK BERINFAK

Kaidah-kaidah dalam menuntut ilmu bag.8

Materi Hafalan Secara Umum

Merupakan sesuatu yang telah diketahui, bahwa hafalan adalah pondasi ilmu …, maka seharusnya bagi penuntut ilmu untuk tidak melalaikannya. Dan saya telah menyebutkan kepada Anda matan-matan untuk dihafal, di sini saya akan mengulangi apa yang perlu dihafal :

  • Al Quran Al Karim – sesuai yang telah dijelaskan -.
  • Menghafal hadits, yaitu di kitab-kitab berikut :
    1. Al Arbain An Nawawiyah
    2. Bulughul Marom, karena kitab ini mencukupi kitab yang lain dalam hal dalil-dalil hukum.
    3. Riyadhus Sholihin, bagi yang tidak mungkin menghafal :
    4. Shohih Muslim, apabila memungkinkan untuk menghafal  Shohih Muslim, maka dia tidak perlu menghafal Al ‘Umdah, Riyadhus Sholihin, dan Al Lu’luaah wa Al Marjan. Setelah Shohih Muslim,menghafal :
    5. Satuan dari Shohih Bukhari. Apabila memungkinkan, maka menghafal :
    6. As Shohih Al Musnad, karya Syaikh kami – – rahimahullah ta’ala –.

Adapun matan dalam setiap bidang ilmu, maka setiap bidang ada matan yang harus dihafal sesuai penjelasan per bidang yang telah lalu.

Dua Nasehat Penting

Pertama : Bahwasanya Allah telah membagikan kadar kefahaman dan kecerdasan kepada para hambaNya, dan melebihkan mereka di atas yang lain, itu adalah karunia Allah, Allah memberikan karuniaNya kepada siapa yang dikehendakiNya.

Seorang penuntut ilmu yang melihat dirinya memiliki pemahaman, kecerdasan, dan pengetahuan yang baik, maka mungkin baginya mempelajari 2 (dua) bidang ilmu – saja – dalam satu waktu. Contohnya :

Dia mengambil :

  • Ilmu Bahasa Arab
  • Aqidah

Dia mempelajari dua bidang ilmu ini dan tidak menambah lebih dari dua bidang hingga selesai. Karena apabila dia menambahnya, pemahamannya akan tercerai-berai, dan tidaklah ada sesuatu yang ia dapat bersandar padanya yang tersisa di pikirannya, tidak juga dari dua bidang yang ia pelajari tersebut atau bidang lain.

Dan jika dia melihat dirinya memilki pemahaman dan kecerdasan yang kurang, maka ia cukup mempelajari 1 (satu) bidang ilmu dan meyelesaikannya (Barangsiapa yang menetapi, maka ia akan memetik hasilnya).
Kedua : Mengulang pelajaran

Pelajaran-pelajaran yang telah ia pelajari, perlu untuk diulang, walaupun anda adalah orang yang sangat cerdas dan pandai. Karena dengan mengulang dapat menguatkan pengetahuan dan membuka potensi yang terpendam.

Maka murajaah (mengulang pelajaran) dilakukan pada 1(satu) atau 2(dua) bidang yang ia pelajari, setiap pelajaran yang telah dipelajari, maka diulang, apabila memungkinkan, sebelum memulai pelajaran atau sesudahnya, jika murajaah dilakukan bersama teman-temannya yang cerdas dan saudara-saudaranya yang pandai, maka hal ini lebih utama dan sempurna.

Setelah selesai mempelajari suatu bidang, maka mulailah untuk memurajaah, mengingat-ingat, dan mengajarkannya kepada teman-temannya dalam waktu satu tahun atau khusus, walaupun ia hanya mengajarkan kepada satu atau dua orang saja, maka di dalamnya terdapat kebaikan yang besar dan manfaat yang berlimpah.

Demikian juga memurajaah hafalan matan ilmiyyah yang telah Allah beri kemudahan untuk menghafalnya. Wallahul Muwaffiq wal Mu’in.

 

Naskah aslinya selesai, wa lillahi al hamdu wal minnah pada 26 Dzulhijjah 1427 H


Sumber Artikel : Kaidah dalam menuntut ilmu (Karya : Syaikh Abul Hasan Arrozihi Yaman)

Alih Bahasa : Ustadzah Ummu Hisyam Yanuarizki W.A

dikoreksi oleh : Ustadz Bahrul Ulum Ahmad

 

Tentang Penulis Bahrul Ulum Ahmad Makki

Bahrul Ulum Ahmad Makki -hafidzahullah-. Riwayat pendidikan : SDN 7 Kediri Lobar, MTs-MA Pesantren Selaparang NW kediri Lombok Barat,Ma'had Imam Syafi'i Cilacap, Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya, Takmily LIPIA Jakarta, Darul Hadits Republik Yaman ( Syaikh Abul Hasan Al-Ma'riby dan Syaikh Muhammad Al-Imam Ma'bar), Universitas Yemenia - Yaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya ( Pascasarjana ) Aktifitas : Pengasuh dan pengajar di pondok Tahfidz Al-Mahmud Al-Islamy, Pembina Yayasan Al-Hakam NTB, Pengasuh Web alhakam.com

Silahkan Pilih Yang Lain

Nasehat akhir tahun

Nasehat akhir tahun إِنَّ اْلحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *