Jumat , November 16 2018
Breaking News
Home / Belajar Islam / Kisah Teladan / Gambaran Kekhusyu’an Seorang Imam ( Kisah Abu Hanifah rahimahullah )

Gambaran Kekhusyu’an Seorang Imam ( Kisah Abu Hanifah rahimahullah )

Gambaran Kekhusyu’an Seorang Imam

( Kisah Abu Hanifah rahimahullah )

Yazid bin al-Kumait berkisah,

“Abu Hanifah adalah seorang imam yang sangat takut kepada Allah. Suatu ketika Ali bin al-Husain, sang muadzin, mengimami kami Shalat Isya, dia membaca surat az-Zalzalah. Sementara itu Abu Hanifah menjadi makmum di belakangnya. Setelah selesai mengerjakan shalat, orang-orang pulang ke rumah masing-masing, aku memperhatikan Abu Hanifah yang masih berdzikir sambil menarik dan melepas nafas.

Aku berkata, “Aku harus beranjak dari tempat ini, agar beliau tidak terganggu oleh kehadiranku.”

Ketika aku keluar, aku meninggalkan lampu minyakku yang minyaknya tinggal sedikit, yang aku tinggalkan untuk penerangan dalam masjid.

Setelah fajar menjelang, aku datang lagi ke masjid. Sementara Abu Hanifah masih shalat. Lalu beliau memegang jenggotnya sambil berkata, “Wahai Dzat yang membalas keburukan sekalipun sebesar biji sawi dengan keburukan, lindungilah an-Nu’man  (Abu Hanifah) hambaMu ini dari api neraka dan dari perbuatan buruk yang mendekatkan kepada api neraka, dan masukkanlah ia ke dalam rahmatMu yang luas.”

Kemudian aku mengumandangkan adzan, tiba-tiba lampu minyak itu menyala semakin terang, dan Abu Hanifah masih berdiri shalat. Ketika aku masuk, beliau bertanya, “Apakah kamu ingin mengambil lampu minyakmu?” . Aku menjawab, “Aku tadi telah mengumandangkan adzan Shalat Shubuh.”  Beliau berkata, “Rahasiakanlah apa yang kamu lihat dariku.”

Imam Abu Hanifah kemudian shalat sunnah dua rakaat lalu duduk sehingga aku mengumandangkan iqamah. Beliau shalat bersama kami dengan wudhu sejak awal malam.”  

 

Sumber :

  1. Mi’ah Qishshah Min Qishash Ash Shalihin Karya Muhammad Bin Hamid Abdul Wahhab
  2. 99 Kisah Orang Shalih (Terjemahan) Cetakan Darul Haq

Ponpes Al-Mahmud Aik Ampat. Jum’at 4 Sya’ban 1439 H/20 April 2018

Ummu Hakam

 

Please follow and like us:
0

About Bahrul Ulum Ahmad Makki

Riwayat pendidikan : SDN 7 Kediri Lobar, MTs-MA Pondok Pesantren Selaparang NW kediri Lombok Barat,Ma'had Imam Syafi'i Cilacap, Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya, Takmily LIPIA Jakarta, Darul Hadits Republik Yaman ( Syaikh Abul Hasan Al-Ma'riby dan Syaikh Muhammad Al-Imam Ma'bar), Universitas Yemenia - Yaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya ( Pascasarjana )

Check Also

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179)

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please like this page and share it