Senin , Juli 23 2018
Breaking News
Home / Fatwa Ulama' / Fatwa Kontemporer / Fatwa Ulama’ : Berbicara dengan calon Istri melalui telpon

Fatwa Ulama’ : Berbicara dengan calon Istri melalui telpon

Soal : Seorang Laki-laki berbicara dengan calon istrinya(Pinangannya) melalui telpon,apakah hal ini dibolehkan secara syar’i?

Jawab : Berbicara dengan calon istri melalui telpon tidak mengapa,apabila pembicaraan tersebut dilakukan setelah pinangannya diterima,untuk tujuan saling memahami,sesuai dengan kebutuhan dan tidak
adanya fitnah.
kalo hal tersebut dilakukan melalui perantara walinya maka akan menjadi lebih sempurna(baik) dan lebih jauh dari kecurigaan/kecemasan.

Adapun pembicaraan yang terjadi antara laki-laki dan perempuaan,antara pemuda dan pemudi yang tidak melakukan pinangan,akan tetapi dengan tujuan saling kenal mengenal(pacaran)maka ini sesuatu yang mungkar,mengundang fitnah dan menjerumuskan kepada perbuatan keji.

Allah ta’ala berfirman :

فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا

“Maka janganlah kamu tunduk dalam sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah ucapan yang baik”(Q.s Al Ahzab:32)

Maka seorang perempuan janganlah berbicara dengan laki-laki lain/asing kecuali  dibutuhkan dengan pembicaraan yang baik tidak ada fitnah dan tidak ada kecurigaan.

‘Ulama menegaskan bahwa seorang perempuan yang sedang ihrom dibolehkan bertalbiah akan tetapi tidak mengangkat suaranya.dalam sebuah hadits disebutkan : (Bahwasanya bertepuk untuk wanita, barangsiapa menemukan sesuatu dalam sholatnya maka hendaklah mengatakan :SUbhanallah )

Ini menunjukkan bahwa seorang wanita jangan memperdengarkan suaranya kepada laki-laki lain kecuali pada keadaan dia butuh berbicara dengan laki-laki itu, dengan rasa malu dan sopan.Wallahu a’lam.

 

Sumber Fatwa :

  • Al Muntaqo, Syaikh Sholih Fauzan(2/163,164)diterjemahkan dari Fatawa ‘Ulama al baladil Haram.
Please follow and like us:
0

About Bahrul Ulum Ahmad Makki

Riwayat pendidikan : SDN 7 Kediri Lobar, MTs-MA Pondok Pesantren Selaparang NW kediri Lombok Barat,Ma'had Imam Syafi'i Cilacap, Ma'had Aly Al-Irsyad Surabaya, Takmily LIPIA Jakarta, Darul Hadits Republik Yaman ( Syaikh Abul Hasan Al-Ma'riby dan Syaikh Muhammad Al-Imam Ma'bar), Universitas Yemenia - Yaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya ( Pascasarjana )

Check Also

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179)

‘Umdatul Ahkam : Cara Menentukan Awal Bulan Ramadhan (Hadits 179) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Please like this page and share it